Kambing Jantan : Sebuah Film Pelajar Bodoh merupakan film yang diadaptasi dari blog/buku terkenal Raditya Dika. Tanggal 3 Maret yang lalu saya bersama teman saya berkesempatan mengikuti premier film Kambing Jantan yang diadakan di XXI PIM 2 setelah saya menang kuis yang diadakan di blog Raditya Dika.
Sekitar jam 7 malam saya dan teman saya sudah sampai di XXI PIM 2. Para pemenang kuis yang lain juga sudah hadir. Saat menunggu saya melihat ada beberapa orang yang membawa kamera dan membawa mik. Oke, saya berpikir mungkin nanti akan ada konfrensi pers.
Kemudian cast Kambing Jantan-Raditya Dika, Edric, Herfiza- datang. Sontak mereka langsung dikerubungi oleh beberapa penonton yang berada di lokasi. Selang beberapa saat ada 2-3 orang datang membawa kamera dan mik lalu dengan seenaknya menyerobot kerumunan penonton untuk mewawancarai cast Kambing Jantan. Orang-orang yang berkerumun di sekitar cast Kambing Jantanyang hendak poto dan tanda tangan pun akhirnya mundur untuk “memberi” ruang bagi para pemburu berita tersebut.
Saya dan teman saya keget, kok begini? Bukannya ini acara untuk pemenang kuis dan bukannya nanti ada konfrensi pers yang memang waktunya untuk wartawan. Saya akhirnya masuk ke dalam XXI lalu saya mengamati tidak ada tempat yang representatif untuk melakukan konfrensi pers.
Setelah selesai diwawancara di luar XXI cast Kambing Jantan pun akhirnya masuk ke dalam XXI dan seperti di luar mereka pun langsung di hadang oleh para penonton untuk berpoto atau meminta tanda tangan dan lagilagi usaha peonton untuk berpoto atau meminta tanda tangan harus diurungkan kembali karena cast Kambing Jantan (lagilagi) dihadang oleh para pekerja infotainment untuk diwawancara.
Setelah menunggu cukup lama akhirnya kamera dan mik pun menyingkir dan penonton kembali menggerayangi para cast Kambing Jantan. Namun (lagilagi) belom sempat saya dan teman saya mengambil poto para pekerja infotainment tersebut kembali datang (showbiz on location klo tidak salah) yang akhirnya membuat saya dan teman saya kembali menunggu.
Hmmm, Saya jadi tidak mengerti apakah para pekerja infotainment tersebut tidak tahu aturan dengan seenaknya menyerobot orangorang yang telah susah payah berdesakan?
Bukankah ada Press Screening?
Apakah mereka tidak tahu ada acara press screening yang memang ditujukan untuk wartwan?
Apakah mereka tidak diundang ke acara press screening tersebut?
Apakah panitia yang mengadakan acara ini yang memang tidak becus karena tidak mengatur waktu untuk penonton dan juga untuk wartawan?
Kenapa masih ada wartawan saat itu?Bukankah waktu wartawan itu suda disediakan yaitu saat press screening?
Apakah hanya saya saja yang merasa kesal dengan ulah infotainment?
Saya benci dengan infotanment !!!